Kamis, 10 April 2008

Sekarang Jam 4 Pagi

Sekarang jam 4 pagi.
Desingan peluru takkan sanggup membunuhku.
Bergumamlah..!! Maka kau kudengarkan.
Dan biarkan permainan ini segera berakhir.
Bayang-bayangku masih tetap tegak menyusur tanah,
terfragmentasikan...
Jiwa ini bagai robekan kertas berselimutkan kardus basah sisa tubuh bau pengemis tua.

Sekarang jam 4 pagi.
Aku lelah.. Aku butuh tidur!
Dimanjakan keyakinan akan sejuknya sebuah senyum
dan hangatnya janji akan harapan di pagi hari.
Tak ada yang ingin gelisah..
Sepotong cinta yang terlunta kini menagih asa.
Asa yang hanya diri kita yang mampu menggapainya..
Selamat pagi, jam 4 pagi ku...

Tidak ada komentar: